"To revolt today, means to revolt against war" [Albert Camus]

 

Blog ini berisi working paper, publikasi penelitian, resume berikut review eksemplar terkait studi ilmu-ilmu sosial & humaniora, khususnya disiplin sosiologi, yang dilakukan oleh Wahyu Budi Nugroho [S.Sos., M.A]. Menjadi harapan tersendiri kiranya, agar khalayak yang memiliki minat terhadap studi ilmu-ilmu sosial & humaniora dapat memanfaatkan berbagai hasil kajian dalam blog ini dengan baik, bijak, dan bertanggung jawab.


Sabtu, 12 Maret 2011

OBSERVASI PENGAMEN WARIA DI PERTIGAAN JALAN TRIMO KOTA YOGYAKARTA

OBSERVASI PENGAMEN WARIA DI PERTIGAAN JALAN TRIMO KOTA YOGYAKARTA
Oleh: Wahyu Budi Nugroho
---------------------------------------------------------------------------------

§  Obyek observasi                : Waria
§  Spesifikasi observasi         : Aktivitas yang dilakukan obyek
§  Setting observasi               : Pertigaan Jl. Trimo yang berbatasan langsung dengan Jl.                                           Dr. Wahidin Sudirohusodo
            Observasi yang berkaitan dengan setting dan aktivitas yang melingkupinya dilakukan di pertigaan Jl. Trimo yang berbatasan langsung dengan Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo dengan obyek observasi waria[1] dengan aktivitas mengamen.
            Observasi lebih bersifat deskriptif, yaitu hendak menekankan pada pencarian mendalam secara deskripsi berkait fenomena yang telah banyak diteliti sebelumnya.  
v  Hari I Observasi
-          Hari/Tanggal         : Selasa/27-02-2007
-          Waktu                   : 09.15 WIB
¨      Hasil pengamatan :
Ø  Waria menghampiri pengendara kendaraan bermotor dengan gaya berjalan wanita.
Ø  Pengendara sepeda pria tampak tidak dihampiri.
Ø  Instrumen musik waria terbuat dari bekas tutup botol berbahan metal yang dipakukan pada sebatang kayu sehingga bila digerakkan menimbulkan bunyi “icik-icik”.
Ø  Waria bernyanyi dengan suara yang dibuat-buat seperti wanita dengan pandangan mata menggoda.
Ø  Selesai bernyanyi waria mengucapkan kata “terima kasih om…” dengan nada menggoda diiringi senyum.
v  Hari II Observasi
-          Hari/Tanggal         : Kamis/1-03-2007
-          Waktu                   : 09.15 WIB
¨      Hasil pengamatan :
Ø  Waria lebih memilih mengamen pada pengendara mobil daripada motor (mobil dahulu kemudian motor).
Ø  Waria tampak enggan menghampiri pengendara kendaraan bermotor wanita.
Ø  Waria berani menghampiri dan menggoda pengendara kendaraan bermotor pria yang memboncengkan wanita, sempat terlontar suara, “Masnya ganteng deh!” dengan mesra.
v  Hari III Observasi
-          Hari/Tanggal         : Sabtu/03-03-2007
-          Waktu                   : 09.25 WIB
¨      Hasil pengamatan :
Ø  Lagu yang dinyanyikan waria cenderung lagu sedih dan penuh keputusasaan, sayub-sayub terdengar suara lagu, “Aku tak mau kalau cintaku dimadu…”
Ø  Selebihnya relatif  sama dengan observasi di hari-hari sebelumnya.

            Demikian hasil observasi yang berkaitan dengan setting dan aktivitas yang melingkupinya dilakukan. Terima kasih.



                [1] Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, waria adalah pria yang bersifat dan bertingkah laku seperti wanita atau pria yang mempunyai perasaan sebagai wanita.

0 komentar:

Poskan Komentar

Facebook Connect

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger