"To revolt today, means to revolt against war" [Albert Camus]

 

Blog ini berisi working paper, publikasi penelitian, resume berikut review eksemplar terkait studi ilmu-ilmu sosial & humaniora, khususnya disiplin sosiologi, yang dilakukan oleh Wahyu Budi Nugroho [S.Sos., M.A]. Menjadi harapan tersendiri kiranya, agar khalayak yang memiliki minat terhadap studi ilmu-ilmu sosial & humaniora dapat memanfaatkan berbagai hasil kajian dalam blog ini dengan baik, bijak, dan bertanggung jawab.


Sabtu, 22 Februari 2014

Faktor-faktor Penyebab Timbulnya Radikalisme-Islam

Faktor-faktor Penyebab Timbulnya Radikalisme-Islam


Oleh: Wahyu Budi Nugroho, S.Sos., M.A.

            Menurut Muhammad Azhar (2001: 124), radikalisme atau fundamentalisme-Islam setidaknya disebabkan oleh berbagai faktor berikut;

1.   Kekecewaan umat Islam terhadap ideologi komunisme, kapitalisme, pragmatisme, reformisme, serta liberalisme.
2.  Praktek hagemoni Barat yang tak terkendali di berbagai wilayah Islam seperti Palestina, FIS di Aljazair, Sudan, Afghanistan, Arab Saudi dan lain sebagainya.
3.   Runtuhnya komunisme-Soviet yang ditengarai membuat Barat menempatkan Islam sebagai musuh baru mereka.
4.    Tersingkirnya kelompok Islam-ideologis dari percaturan politik negeri sendiri akibat dominasi para politisi nasionalis dan kiri.
5.     Pengaruh Revolusi Islam Iran-1979.
6.     Penetrasi paham sekularisme di tengah-tengah masyarakat muslim.
7.     Upaya menentang pengaruh zionisme di dunia Islam.
8.    Tindakan represif para pemimpin negeri muslim terhadap berbagai tokoh muslim di negerinya, serta adanya berbagai peraturan yang tak mengakomodasi umat muslim, semisal pelarangan penggunaan jilbab dan lain sebagainya.
9.   Berlarut-larutnya proses perdamaian Timur Tengah, berikut hilangnya kepercayaan rakyat terhadap pemerintah yang berkuasa.
10.   Mulai bermunculannya tokoh sekular muslim yang dinilai “membahayakan” umat.
11.   Romantisme kejayaan Islam masa lalu.

Di sisi lain, Sardar dan Malik (1999: 158) turut mengemukakan beberapa faktor yang ditengarai menimbulkan benih-benih radikalisme dalam Islam. Beberapa di antaranya seperti; tindakan para pemimpin modernis yang berlebihan dalam mempertahankan kekuasaan dengan cara-cara kekerasan, kegagalan kebijakan ekonomi para pemimpin modernis yang menyebabkan akumulasi kekayaan pada segelintir orang, penyalahgunaan berikut pelecehan terhadap gaya hidup tradisional yang telah berlangsung lama dalam dunia Islam, serta tindakan para penguasa Barat yang sengaja menimbulkan berbagai bentuk oposisi dalam Islam.

0 komentar:

Poskan Komentar

Facebook Connect

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger